Sabtu, 15 September 2012

CONTOH DIALOG INTERAKTIF

CONTOH DIALOG INTERAKTIF YANG TELAH DIPERAGAKAN MURID SAYA
SISWA KELAS 9 SMPN 1 BOYOLANGU TULUNGAGUNG 4 AGUSTUS 2012.
DI DEPAN KELAS. MEREKA MENIRUKAN TAYANGAN DI TELEVISI UNTUK MENGADAKAN DIALOG INTERAKTIF

Perkenalan
Assalamu’alaikun Wr .Wb.
Selamat pagi pemirsa semua, selamat berjumpa dengan saya Oshy dewandari di acara kesayangan yaitu Tulungagung Gemilang .

Di saat ini saya akan melakukan Dialog Interaktif dengan tema Tanaman Jahe.
Saat ini saya sudah mengundang ibu-ibu dari ahli kesehatan:
1. Dr. Indriani Safitri (Ahli Gizi)
2. Dr.Helen Wulansari (Ahli Nutrisi)
3. Dr .Hanys Nurlaily (Ahli Tanaman)

Saya mengundang ketiga ibu dari Ahli Kesehatan karena mereka telah mengerti dan faham tentang manfaat dan kandungan obat yang terdapat dalam tanaman jahe. Selanjutnya saya juga sudah mengundang kawan-kawan dari Pokja di SMPN 1 Boyolangu yaitu:
1. Irine Mustikasari
2. Khusnul Hadi Sulistyobudi
3. Gustavia Bayu Sedati

Mereka saya undang untuk memberikan informasi dan inovasi karena mereka mungkin sudah bergelut di bidang tanam menanam.

Okelah …… kalau begitu kita mulai saja ngobrol-ngobrol dengan para narasumber .Yang pertama saya akan bertanya pada kawan Pokja SMPN 1 Boyolangu.

Oshy .D (Moderator) : Apa kabar ibu dan kawan-kawan Narasumber? Selamat datang di studio kami !

Narasumber : Baik, sangat baik dan sangat luar biasa.

Oshy.D (Moderator) : Baiklah kita akan memulai dialog kita pada pagi hari ini. Saya ingin bertanya pada kawan-kawan pokja . Ngomong-ngomong ya . kalau boleh tahu tanaman jahe itu apa sih ?

Irine M.S (Pokja S1BOY) : Hmm…….., tanaman jahe itu ya mbak , tanaman rimpang yang digunakan sebagai rempah-rempah pada bumbu masak dan juga dapat digunakan sebagai alternaltif obat.

Oshy.D (Moderator) : Sebenarnya ada berapa jenis tanaman jahe itu?

Khusnul. H (Pokja S1BOY) : Kalau tanaman jahe itu ada 3 jenis : ada putih / jahe kuning besar yang disebut juga jahe gajah / jahe badak. Terus ada juga jahe putih/ jahe kuning kecil yang disebut juga dengan jahe suntil/ jahe emprit. Terus yang terakhir jahe merah.
Oshy.D (Moderator) : Sebenarnya apa sih manfaat jahe? Memang ada hubungannya dengan kesehatan manusia?
Hanys (Ahli Tanaman) : Jahe itu bias menurunkan tekanan darah terus juga bisa membantu pencernaan dan juga mencegah penggumpalan darah.

Helen (Ahli Nutrisi) : Terus jahe juga dapat mencegah mual , membuat lambung menjadi nyaman , dan juga meningkatkan kram perut dan mengeluarkan angin.

Indriani (Ahli Gizi) : Yang saya tahu jahe juga bisa digunakan sebagai bumbu masak , menambah nafsu makan dan juga memperbaiki pencernaan .

Oshy.D(Moderator) : Dalam menanam jahe , ada nggak kesulitan atau hambatan dalam menanam jahe?

Gustavia (Pokja S1BOY) : Biasanya hambatannya adalah saat menanam jahe diserang penyakit laju yang disebabkan oleh serangga bakteri Ralstonia Selanaceranum.

Oshy.D (Moderator) : Terus kalau terjadi pemunahan apa yang biasanya dilakukan ?

Gustavia (Pokja S1BOY) : Kita akan menggunakan perakitan Varietal lahan, metode evisien serta materi genetik , cara yang terakhir yaitu dukungan teknologi.

Oshy.D (Moderator) : Terus kalau di SMPN 1 Boyolangu tempat pembudidayaan tanaman jahe itu dimana?

Irine (Pokja S1BOY) : Disebelah selatan kelas 7_D , tepatnya tempat pembudidayaan tanaman Toga.

Jadi pemirsa sering kita anggap remeh tanaman jahe. Tapi ternyata apa? Banyak sekali manfaatnya dan sangat mudah membudidayakannya . Semoga dialog pada hari ini dapat menambah wawasan pengetahuan anda . Terimakasih banyak untuk para narasumber yang mau datang dan memberikan informasi untuk kita semua . Dan saya mewakili para kerabat kerja yang bertugas mohon maaf bila ada salah-salah kata .Dan saya ucapkan terimakasih . Wassalamu’allaikum Wr. Wb.

Kelompok hari Rabu:
1) Oshy Dewandari (35)
2) Irine Mustikasari (20)
3) Indriani Safitri (19)
4) Hanys Nurlaily (16)
5) Helen Wulansari (17)
6) Khusnul Hadi .S (21)
7) Gustavia Bayu.S (15)

Menjawab pertanyaan:
1. Penanya : Elok Dwi L.
Dari Kelompok : Sampah.

Pertanyaan : Bagaimana cara mengolah tanaman jah agar bisa lebih diterima di kalangan remaja ?
Pertanyaan di tujukan kepada Bu Helen Wulansari.

Jawaban : Jahe bisa dibuat menjadi berbagai macam makanan , contohnya : keripik jahe, coklat rasa jahe, es krim, dan permen rasa jahe yang sering kita makan selama ini.

2. Penanya : Ika Widya Selvi.
Dari Kelompok : TOGA.

Pertanyaan : Berapakah jenis tanaman jahe itu ? Apakah hanya itu saja ?

Pertanyaan ditujukan kepada Bu Helen Wulansari.
Jawaban : Ada 3 jenis tanaman jahe yang saya ketahui , dan sepertinya tidak ada jenis tanaman jahe lainnya.

3. Penanya : Eky Ro’is Naini.
Dari Kelompok : Sampah.

Pertanyaan : Kalau untuk menghangatkan badan, lebih berkhasiat wedang jahe atau susu jahe ?

Pertanyaan ditujukan kepada Bu Helen Wulansari
Jawaban : Kalau menurut saya lebih berkhasiat susu jahe ,karena didalam susu jahe terkandung zat-zat yang berguna untuk merelaksasi otak dan menjadikan tubuh kita menjadi hangat dan segar kembali.

KESIMPULAN :

Nah……Sekarang sudah tahu kan…….Tanaman jahe yang selama ini sering kita anggap remeh, ternyata memiliki khasiat yang sangat berguna bagi tubuh kita ,dan bukan hanya itu saja, jahe kalau kita dapat mengolahnya menjadi makanan yang bergizi dan sehat , maka kita juga akan memperoleh penghasilan yang lumayan besar.

Demikian informasi dari kelompok kami, ada kurang lebihnya kami mohon ma’af yang sebesar-besarnya, dan kami akhiri Wabillahi Taufik Walhidayah Wassallamu’allaikum Warahmatullahi Wabarkatuh.


 Manfaat  Sampah’’

Assalamu’alaikum wr. Wb.
Selamat pagi teman-teman…
Jumpa lagi dengan saya Elok Dwi L.
Dalam acara seputar siboy…
Dlam pertemuan kali ini saya akan melakukan dialog interaktif dengan tema ‘’Seribu Satu Manfaat Sampah’’
Disini saya sudah mengundang beberapa narasumber untuk menguak lebih dalam mengenai ‘’ Seribu Satu Manfaat Sampah.’’

Narasumber kita pada pagi ini:
1. Bu Eky narasumber dari BPLH Kab. Tulungagung
2. Pak Egita narasumber dari Aktifis Lingkungan Kab. Tulungagung
3. Pak Fajar narasumber dari Ketua Bank Sampah Kab. Tulungagung
 
Saya mengundang narasumber yang sudah hadir di hadapan kita, karena beliau-beliau telah melakukan konservasi, penelitian, manfaat dan bahaya dari sampah.

Yang petama saya akan bertanya kepada Bu Eky selaku anggota BPLH Kab. Tulungagung.
 
 
(Reporter) Elok : Selamat pagi Bu Eky! Bagaimana kabarnya?
 
(Anggota BPLH) Bu Eky : Selamat pagidan alhamdulilah keadaan saya luar biasa
 
(Reporter) Elok : Munkin kata sampah tidak asing lagi ya dalam telinga kita Sebenarnya saya sendiri belum begitu mengerti apa yang dimaksud dengan sampah. Apa sih yang Ibu ketahui tentang arti  sampah yang sesungguhnya?
 
(Anggota BPLH) Bu Eky : Menurut saya, sampah adalah sisa dari aktifitas makluk hidup.
 
(Reporter) Elok : Terimakasih dan selanjutnya saya akan bertanya kepada Pak Egita selaku Aktifis Lingkungan Kab. Tulungagung.
Selamat pagi  Pak!. Bagaimana kabarnya hari ini?
 
(Aktifis) Egita : Selamat pagi, kabar saya baik-baik saja
 
(Reporter) Elok : Kalau boleh tahu, apa sih kegiatan aktifis lingkungan mengenai pengelolaan sampah?
 
(Aktifis) Egita : Banyak mbak!
 
(Reporter) Elok : Apa sajakah itu?
 
(Aktifis) Egita : Sampai hari ini kita telah melakukan konservasi dan penelitian Tentang sampah dibergai tempat yang ada Di Kab. Tulungagung
 
(Reporter) Elok : Oh iya, iya.Ternyata banyak juga ya…
 
(Aktifis) Egita : Ya begitulah mbak.
 
(Reporter) Elok : Kalau dengan Bapak Fajar, selaku Ketua Bank Sampah Kab. Tulungagung, apa sih manfaat dari bank sampah itu sendiri?
 
(K. Bank Sampah) Fajar: Banyak sekali. Antara lain untuk mengumpulkan sampah anorganik. Karena menurut penelitian sampah anorganik sulit diuraikan.
 
(Reporter) Elok : Sebentar pak, saya akan bertanya kepada Bu Eky. Apa benar Sampah anorganik itu sulit diuraikan?
 
(Anggota BPLH) Eky : Memang benar mbak. Karena saya sendiri sudah melakukan Penelitian tentang sampah anorganik itu sendiri.
 
(Reporter) Elok : Kalau boleh tahu kan sampah anorganik itu tidak bisa diuraikan Oleh mikroorganisme. Lalu bagaimana cara mengatasinya?
 
(Anggota BPLH) Eky : Dengan melakukan 3R. Untuk lebih jelasnya tanya saja pada Pak Fajar!
 
(Reporter) Elok : Oke, mari kita persilahkan Bapak Fajar untuk menjawab.
 
(K. Bank Sampah)Fajar :
1. Reuse : Menggunakan sampah yang masih bisa digunakan.
2. Reduce : Mengurangi sampah yang ada
3. Recycle : Mendaur ulang sampah.( Baik organic dan anorganik)
 
(Reporter) Elok : Oh iya….
 
(Pendengar) Frentin : Eeeee…. Contoh apa saja yang bisa dibuat dari sampah anorganik ?
 
(K. Bank Sampah) Fajar : Banyak sekali. Contohnya botol bekas.
 
(Pendengar) Frentin : Oh jadi begitu pak?
 
(K. Bank Sampah) Fajar : Iya mbak…
 
(Pendengar) Engel : Kalau barang yang dapat dibuat dari botol bekas itu apa ya?
 
(K. Bank Sampah) : Banyak. Contohnya: tempat pensil, kap lampu, bunga, vas bunga 
 
(Pendengar) Engel : Ya,, terimakasih pak!
 
(K. Bank Sampah) Fajar : sama-sama mbak.
 
(Reporter) Elok : Saudara Fadkhur, mungkin ada yang ingin ditanyakan?
 
(Pendengar) Fadkhur : Iya, saya ingin bertanya kepada Bapak Fajar.
 
(Reporter ) Elok : Oke. Saya persilahkan.
 
(Pendengar) Fadkhur : Kalau bungkus detergen apa bank sampah menerimanya?
 
(K. Bank Sampah) Fajar : Tentu saja. Karena bisa dimanfaatkan untuk kemoceng pak.
 
(Pendengar) Fadkhur : Oh iya. Terimaksih…
 
(K. Bank Sampah) Fajar : Iya sama-sama.

• PERTANYAAN UNTUK DIALOG INTERAKTIF PIKET HARI SELASA [9D]

Nur Puspita Dewi dari kelompok sampah ditujukan Kepada Egita Yosa Karino:
 
Bagaimana cara mengatasi sampah berbahaya?
Jawaban:
1. Tergantung situasi dan kondisinya. Jika sampah berbahaya itu masih memungkinkan untuk dijadikan kerajinan maka, sebisa mungkin kita gunakan kembali untuk kerajinan
2. Minimal kita pisahkan sampah yang berbahaya dan yang tidak berbahaya
 
Irine Mustika Sari dari kelompok jahe ditujukan Kepada Fajar Bagus S. :
 
Bagaimana cara menggunakan 3R dalam kehidupan sehari-hari?
Jawaban:
1. Reduce: mengurangi. Contohnya: Seperti Siboy yang mengurangi sampah daun untuk dijadikan kompos.
2. Reuse: Menggunakan kembali. Contoh: Menggunkan botol mineral yang masih bisa digunakan.
3. Recycle: Mendaur ulang. Contoh: Memanfaatkan botol bekas menjadi tempat pensil
 
Melita Ika Kumalasari dari kelompok efek rumah kaca ditujukan Kepada Engelina A.P. :
Apakah sampah berdampak positif bagi lingkungan?
 
Jawaban:
Iya. Jika kita memanfaatkanya dengan baik dan benar. Contohnya: daun bisa kita manfaatkan untuk kompos dan bungkus detergen untuk tas, kemoceng dll.

Nah, pada pagi hari ini dalam acara dialog interaktif dapat kita simpulkan bahwa jika sampah diolah dengan baik maka, akan menghasilkan berkah bagi kita. Sekian dan terimakasih.
Wassalamu’alaikum wr. Wb.

PIKET HARI SELASA
NAMA KELOMPOK:
1. ELOK DWI L. (10) [Elok Elok Dwiee]
2. EKY RO’IS N. (9) [Eckhi G' Pke' CHiex-chiEx]
3. ENGELINA A.P. (10) [Dwi Dwi Dwi Angel]
4. FRENTINA (13) [Vheevvee Tciiee Nyounyyaa Dhalbboo]
5. EGITA YOSA K. (8) [Egita Karino]
6. FAJAR BAGUS (12)
7. FADKHUR R.A (11)




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar